Keamanan

Bicara soal keamanan di Kuwait bisa mencakup banyak hal mulai keamanan dalam arti keselamatan kita dari kemungkinan terkena musibah kejahatan, keamanan dari segi perlindungan tenaga kerja sebagai orang asing yang bekerja bukan dinegeri sendiri maupun keamanan hidup di negeri yang bertetangga dengan negara yang sedang berperang seperti Irak, Palestina, Lebanon atau Iran.

Kita yang berada diluar Timur Tengah khususnya Indonesia sering ketakutan dan beranggapan seluruh negara di Timur Tengah tidak aman, menakutkan dan banyak terjadi kejahatan. Suatu anggapan yang salah besar. Yang benar, negara negara di Timur Tengah khususnya Kuwait, Bahrain, UAE, Oman, Qatar dan Saudi adalah negara yang sangat kaya raya karena minyaknya dan membuat ngiler negara negara lain khususnya Eropa dan Amerika. Jadi mereka berusaha semaksimal mungkin mengendalikan secara ekonomi, politis, sosial dan budaya.

Berikut Ini Cerita Tentang Keamanan Di Kuwait Ketika Saya Dihubungi Oleh Rekan Wartawan Di Indonesia Saat Terjadi Kasus ‘Sumiati’ Di Saudi. Saya katakan dengan tegas Kuwait sangat aman. Jawaban saya dibawah tidak mewakili pemerintah/organisasi/LSM apapun, murni pengamatan saya sebagai ex wartawati yang menginterview langsung para TKI di Kuwait :

 

 

  1. Apakah Benar Tingkat Kejahatan Di Timur Tengah Khususnya Kuwait Tinggi ? 
    .
    Kejahatan bisa terjadi pada siapa saja, tidak cuma di Kuwait tetapi juga dinegara lain. Dibandingkan dengan di Indonesia, jelas Kuwait jauh lebih aman. Maling, rampok, copet, jambret bisa saya katakan di Kuwait tidak pernah terdengar sama sekali. Koran koran lokal kolom kriminalitas yang paling dominan adalah penyelundupan minuman keras karena di Kuwait minuman haram ini dilarang dan tidak bisa dijumpai di manapun termasuk di hotel hotel.Baca : Cerita Tentang Sofa Dan Kereta Belanja atau Keamanan Kuwait
    .
  2. Lalu Kenapa Banyak Sekali Kasus Seperti ‘Sumiati’ Di Timur Tengah ? 
    .
    Omong kosong, Tidak Banyak ! Saya mantan wartawan yang telah bekerja 15 tahun lebih. Jawaban saya tegas agar koran dan majalah anda laku terjual. Soal memelintir berita saya termasuk jagonya. Sebagai wartawan sebuah koran harian, anda akan dibatasi oleh tenggat waktu (dead line) kapan berita harus segera tayang dan masuk dapur cetak. Oleh karena itu data yang ditayangkan sebenarnya belum cukup untuk laik cetak dan hanya bersumber dari ucapan satu orang yang lebih sering asal ngomong tanpa ditunjang data yang memadai. Satu kasus dalam sekian tahun tidak bisa digunakan untuk mengeneralisasi atau mengatakan ‘Banyak Sekali’. Naif sekali kalau satu kasus kejahatan langsung menyimpulkan ‘Banyak Sekali’. Baca : Kebijakan dan Strategi Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri
    .
  3. Mbak, anda tidak jujur mengatakan apa yang sebenarnya terjadi disana. 
    .
    Lha, saya tidak membantah seandainya ada satu atau dua orang diantara 60.000 orang Indonesia di Kuwait terkena musibah kejahatan. Tetapi, cobalah berpikir positif dan melakukan cross check dengan beberapa orang sebelum menyimpulkan. Beberapa tahun lalu, ada seorang kawan meninggal karena sakit dan jenasah dikirim ke Indonesia, entah dapat kabar angin darimana tahu tahu diberitakan meninggal karena kekerasan. Ada juga yang stress karena kangen dengan keluarga atau sudah ada masalah keluarga sebelum berangkat, diberitakan disiksa sampai gila. Ada juga kasus baru 2 bulan datang di Kuwait sudah melahirkan lalu anda beritakan diperkosa di Kuwait. Mana mungkin buatnya di Kuwait :)
    .
  4. Mbak, Tahun 2009 lalu DPR saja mengatakan TKI bermasalah di Kuwait jumlahnya naik terus. Itu kan berarti tidak aman bekerja di Kuwait.
    .

    Anda harus bedakan skill worker (TKI Formal) dengan yang non skill (TKI Non Formal). Tenaga kerja non skill ini benar benar ‘dikerjain habis’ orang Indonesia sendiri dan bagian dari Perdagangan Manusia Global (maaf). Kuwait minta 100, yang dikirim 500. Kenapa bisa begini, terus terang saya langsung menuduh PPTKIS. Saat Indonesia mengeluarkan Moratorium penghentian pengiriman tenaga kerja, saya perhatikan masih ada saja pendatang baru yang masuk dan dijemput di airport.Banyak pengerah tenaga kerja swasta nakal di Indonesia yang murni jual beli manusia. Saya sebagai orang awam dengan mudah bisa melihat aktifitas mereka di Kuwait terutama saat berinteraksi dengan korban. Jadi, kesimpulan saya…. yang bermasalah itu bukan Kuwait  tetapi oknum Indonesia baik yang di Indonesia maupun yang di Kuwait. (note : banyak mantan TKW yang beralih fungsi jadi makelar gelap dan menilpun TKW lain agar kabur). Pemerintah Saudi saja bingung saking banyaknya organisasi pengerah tenaga kerja Indonesia (saat ini ada 3 asosiasi masing masing punya kaki tangan yang tak saya ketahui jumlahnya), apalagi pengamat seperti saya. Baca : Arab Saudi Pusing Saking Banyaknya Asosiasi Dan Makelar tenaga Keja Indonesia.

    Catatan : Umumnya negara negara di Timur Tengah saat ini masih menerapkan system Kafeel untuk domestic worker (menurut saya sama saja dengan perbudakan tetapi dengan bahasa lain yang lebih halus). Misalkan seorang TKW telah ‘dibeli’ dari agency, maka pihak agency tidak bertanggung jawab lagi setelah masa garansi 100 hari. Celakanya, si ‘pembeli’ berhak penuh untuk menahan atau melepas ke orang lain dengan ganti rugi tanpa campur tangan dari agency lagi atau melaporkan ke aparat pemerintah Indonesia.

    Indonesia dan Kuwait hanya mengakui KUDLO saja sebagai agen tunggal tenaga kerja (Baca : BNP2TKI Hanya Mengakui Agensi KUDLO Di Kuwait). Ada pejabat di Indonesia yang mengatakan saudari saudari kita ini di Kuwait diperlakukan sebagai budak dan diperjual belikan (alih majikan). Dengan tegas saya katakan yang paling banyak terjadi adalah difasilitasi oleh agen gelap atau perwakilan PPTKIS nakal di Kuwait yang nota bene adalah orang Indonesia sendiri mantan TKW. Mana ada korban yang tidak bisa bicara bahasa Inggris atau Arab dan tidak tahu lingkungan bisa menjajakan dirinya ke majikan lain kalau bukan ‘dikerjain’ sesama TKW, oknum PPTKIS atau agent nakal.

    Tetapi syukur alhamdullilah awal tahun 2011 pemerintah Saudi sudah berani memberi aba aba akan memutus lingkaran setan ini (Baca : Arab Saudi Hentikan Perekrutan TKI), semoga ada perbaikan di Indonesia yang bisa bedampak juga bagi Kuwait. Dan juga pemerintah SBY dengan tegas mengeluarkan moratorium penghentian pengiriman TKW tanpa batas sampai pemerintah tempatan mempunyai undang undang perlindungan tenaga kerja domestic yang lebih baik.
    .
    NOTE : Silahkan cari di google berita atau reaksi oknum oknum yang bergerak dalam bidang perTKWan ini, terutama reaksi terhadap berita diatas. Hampir semuanya bernada amarah dan berusaha memutar balikkan akar masalah. Tidak tampak sama sekali bahasa yang santun, yang tampak malah bahasa premanime. Artinya, yang kita hadapi adalah preman preman tenaga kerja yang terorganisir. Boleh percaya, boleh tidak……
    .

  5. Amankah Seorang Wanita Bekerja di Kuwait ? 
    .
    Aman ! Tetapi Sangat Tidak Aman di negeri sendiri, yaitu Bandara Soekarno Hatta Cengkareng. Oknum petugas bandara dan calo semua sama saja, berusaha memeras wanita yang berpenampilan lugu. Baca : Calo Calo TKW Di Cengkareng. dan Indonesia Kecil Di Terminal 3 Dubai.Sudah menjadi kodrat seorang wanita dimanapun juga di dunia ini, setiap langkah, gerakan, penampilan dan ucapan atau suara selalu mengundang perhatian lawan jenisnya. Jelas tergantung dimana kita berada dan bagaimana tingkah laku kita. Kalau seorang wanita berpenampilan sexy dan menggoda, tutur kata tidak tegas, senang jalan sendiri melalui tempat sepi atau tengah malam dan sering secara sengaja atau tidak sengaja genit, apakah hal seperti ini tidak mengundang kejahatan ? Silahkan menilai diri anda sendiri apakah anda termasuk wanita yang berpotensi mendapat musibah kejahatan atau tidak. InsyaAllah kalau anda termasuk wanita yang tegas dan tidak berpenampilan seperti diatas anda akan merasa lebih aman di Kuwait dibanding Indonesia. Catatan : secara umum setiap pria akan menghargai wanita, tetapi kadangkala ada kasus pelecehan sexual terutama bagi wanita yang bekerja untuk pelayanan umum seperti pelayan toko maupun bekerja didalam rumah tangga. Hal semacam ini normal dan bisa terjadi dimana saja dan di negara manapun. Baca : Ngantri .. Ladies First
    .
  6. Masalah Seperti ‘Sumiati’ Hanya Terjadi Di  Timur Tengah dan Malaysia. Kenapa Tidak Pernah Terdengar di negara lain seperti Hongkong ? 
    .
    Lihatlah bengkel mobil di Indonesia dan perhatikan merek apa yang paling dominan masuk bengkel ? Jawabnya sudah tentu Toyota karena populasinya paling banyak. Bisakah anda mengatakan Toyota adalah mobil sering mogok dan tidak aman ? Nah, tenaga kerja Indonesia di Timur Tengah dan Malaysia jumlahnya luar biasa banyak, di Kuwait saja sekitar 60.000 orang sehingga bisa saja terjadi kasus penganiayaan semacam itu meskipun sebenarnya secara statistik jarang. Waktu ada peristiwa mutilasi yang dilakukan Ryan di Indonesia beberapa tahun lalu, TV di Kuwait juga menyiarkan. Kesannya, seluruh penduduk Indonesia suka memutilasi orang. Bisakah kita mengetahui seorang kriminal disekitar kita ?
    .
  7. Bagaimana Supaya Aman Dan Nyaman Bekerja di Kuwait ? 
    .
    Pelajari dan cari tahu sebanyak mungkin tentang hukum, undang undang tenaga kerja dan tata krama atau adat istiadat setempat baik sebelum berangkat maupun setelah tiba di Kuwait. Lakukan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan. Hal hal sederhana yang biasa dilakukan di Indonesia ada kemungkinan menjadi luar biasa di negara lain, contohnya salaman dan tertawa ceria dengan lawan jenis. Dan juga, bagi wanita agar menghindari penampilan seronok, genit atau semacamnya. Suami saya seorang Profesional Perminyakan, cari kerja cukup lewat internet atau tilpun tilpunan langsung, tidak menggunakan agen.Seandainya anda termasuk pekerja yang menggunakan jasa agen (maaf, low skill worker), harap hati hati dan pilihlah agen yang benar. Siapapun agen anda di Indonesia harus punya link dengan KUDLO. Biasanya cara kerja makelar atau PPTKIS nakal adalah mencari korban kedesa desa, korban atau keluarga akan diberi uang sejumlah tertentu kalau mau bergabung, dan passport anda akan diminta untuk pembuatan calling visa. Calling Visa inilah yang memungkinkan perorangan (Baca : Makelar) untuk memanggil  kawan, saudara atau calon korban di Indonesia dan dia sebagai penanggung jawabnya (sponsor). Note : Kafeel/Sponsorship syatem telah dihapus di Kuwait mulai Feb 2011. Jadi, saat ini hanya Bahrain dan Kuwait saja yang telah menghapus system Sponsorship semacam ini. Baca : Berita Dari Arab Times Tgl 27 Sep 10 Ini dan juga Berita Tanggal 28 Sep 10
    .
  8. Tetangga Saya Sudah Lama Tidak Pulang Dan Tidak Ketahuan Lagi Alamatnya. Apakah Contoh Ini Tidak Bisa Membuktikan Bahwa Kuwait Tidak Aman ? 
    .
    Inilah Indonesia Raya, ada bermacam macam tingkah laku orang Indonesia di Kuwait. Ada yang karena alasan ekonomi tidak mau pulang ke Indonesia meskipun ijin tinggal telah habis. ‘Kalau saya pulang ke Indonesia, saya tidak bisa mengirim uang untuk keluarga di Indonesia’. ‘Lebih baik saya umpet umpetan dengan polisi seperti ini daripada saya jadi pengangguran di Indonesia’ dan lain lain alasan. Orang orang bandel seperti ini tidak mau datang dan melapor ke KBRI untuk diselesaikan masalahnya. Orang orang semacam ini juga tidak memiliki passport atau identitas apapun. Pokoknya serabutan cari uang sebanyak mungkin dan setiap hari harus gerilya dengan polisi. Dakwah dan Wejangan apapun tidak mempan.
    .
  9. Adakah Perlindungan Tenaga Kerja Untuk Orang Asing  ? 
    .
    Sama seperti di Indonesia atau di negara manapun juga. Selalu saja ada perusahaan nakal yang mengingkari perjanjian ketenaga kerjaan seperti tidak membayar pesangon atau terlambat membayar gaji dengan alasan tertentu. Pemerintah Kuwait telah memiliki undang undang perburuhan dan ketenaga kerjaan untuk melindungi semua pekerja nasional dan asing. Tetapi sebagus apapun undang undangnya bisa saja kecolongan oleh satu atau dua perusahaan/kontraktor nakal semacam ini. Jadi perlindungan tenaga kerja baik untuk nasional maupun ekspatriate telah ada dan selalu direvisi kalau diperlukan. KUDLO adalah satu satunya agen di Kuwait yang bertanggung jawab mendistribusikan anda dan yang diakui Indonesia. Yang lain makelar terdidik yang memiliki jargon jargon perlindungan tenaga kerja.
    Silahkan baca dan download The Law Of Labor In Private Sector No 6 Of 2010
    .
  10. Perlukah Perlindungan Tenaga Kerja Dari Pemerintah Indonesia ? 
    .
    Aneh, semua tenaga kerja asing di Kuwait sudah jelas harus mengikuti peraturan hukum dan undang undang Kuwait yang berlaku. Peraturan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia tidak bisa mengintervensi undang undang negara Kuwait. Kalaupun ada yang bisa dilakukan paling banter adalah melindungi tenaga kerja Indonesia saat masih di Indonesia dan memberi bantuan hukum kalau terjadi konflik dengan perjanjian kerja atau terlibat masalah hukum di Kuwait. Saat bekerja di Kuwait 100 % keamanan dan keselamatan ditangan kita sendiri, tidak ada satu orangpun yang akan mengawasi, mendampingi atau mengawal anda saat bekerja. Percuma saja pemerintah Indonesia membekali Handphone untuk setiap pekerja luar negerinya, ini cuma akal akalan pengusaha HP saja.
    .
  11. Katanya Ada Lembaga Swasta Indonesia Di Kuwait Yang Memberi Perlindungan Tenaga Kerja ? 
    .
    Maaf, saya tidak tahu lembaga swasta Indonesia di Kuwait ini. Mana mungkin ada lembaga asing yang bisa mengintervensi masalah hukum dan undang yang berlaku di Kuwait. Kalaupun ada, tidak mungkin bisa bekerja melindungi dalam arti yang sebenarnya. Saya memang pernah bertemu seseorang dan melihat kartu namanya yang penuh dengan jargon jargon perlindungan tenaga kerja seperti ‘Human …’, ‘Manpower …..’ dan lain lain, tetapi saya bisa pastikan bahwa mereka sudah berubah fungsi menjadi pengerah tenaga kerja dan murni Human Trafficker Company. Semacam kaki tangan pengerah tenaga kerja dari Indonesia atau perwakilan PPTKIS nakal. Daripada nganggur nggak ada kerja lebih baik jadi agen penyalur saja … :). Yang benar benar bisa diminta bantuan adalah pemerintah, dalam hal ini KBRI, yang lain calo dan makelar di Kuwait.
    .
  12. Banyak Perang Di Timur Tengah Kok Masih Dikatakan Aman, Maksudnya Apa ?  .
    Saat saya mendengar ada Bom di Hotel Marriot Jakarta beberapa tahun lalu, asumsi orang disini adalah seluruh Indonesia tidak aman. Ngertinya Indonesia itu seluas daun kelor. Demikian juga dengan Kuwait, jarak dengan daerah konflik seperti Baghdad-Irak,  Gaza di Palestina atau yang lainnya sangat jauh sekali kira kira sejauh Sabang sampai Merauke. Lagipula, banyak pangkalan militer Amerika disini, masak dijaga pengawal pribadi / preman tidak aman.
    .
  13. Ada Nggak Bom Atau Perang Di Kuwait ? 
    .
    Sekali lagi, Kuwait sangat aman. Kuwait diinvasi Irak tahun 1990 dan 1991 telah dibebaskan kembali.. Sebagai negara yang pernah berperang sudah tentu terkadang masih ditemukan sisa sisa perang puluhan tahun yang lalu, seperti ranjau darat, anti tank, anti personel, sisa sisa amunisi dan lain lain. Umumnya ditemukan di gurun yang jauh dari pemukiman. Suami saya bekerja dilapangan minyak dan sering membawa pulang poster poster keselamatan kerja dari kantornya. Isi poster cukup jelas, seluruh pegawai yang melihat / menemukan benda asing harap melapor ke nomor emergency HSE kantor. Poster juga berisi berbagai macam photo ranjau, granat,amunisi segala macam bentuk dan namanya. Disamping itu juga ada peringatan keras agar semua pegawai perminyakan dan kontraktor agar selalu lewat jalan raya dan tidak boleh memotong jalan melalui gurun untuk mempersingkat jalan. Saya perhatikan juga setiap ada pekerjaan konstruksi baru di gurun selalu dimulai dengan ritual jalan jalan berombongan dengan membawa alat deteksi logam. Tuit tuit tuit …. jlegurrrrr.